kubuskecil. Powered by Blogger.

Bonjour & Welcome

T E R B A R U !!

Pembelajaran Bahasa Jawa di Sekolah Dasar

Sumber Gambar Belajar adalah suatu proses perubahan di dalam kepribadian manusia, dan perubahan tersebut ditampakkan dalam bent...

Subscribe Via Email

Subscribe to our newsletter to get the latest updates to your inbox. ;-)

Your email address is safe with us!

THINK AGAIN!!

Translate

Blogger templates

Blogger templates

Blogroll

Showing posts with label PENDIDIKAN. Show all posts
Showing posts with label PENDIDIKAN. Show all posts

Pembelajaran Bahasa Jawa di Sekolah Dasar

Tuesday, September 12, 2017


Sumber Gambar

Belajar adalah suatu proses perubahan di dalam kepribadian manusia, dan perubahan tersebut ditampakkan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti peningkatan kecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman, keterampilan, daya pikir dan lain-lain kemampuan. Menurut Suardi (2015:7), pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.
Wahyudin (dalam Siti Aisyah, 2015:8) mengatakan bahwa pendidikan adalah proses internalisasi budaya ke dalam peserta didik dan masyarakat sehingga membuat pribadi beradab. Setiap peserta didik harus mendapatkan pendidikan yang menyentuh dimensi dasar kemanusiaan mencakup 3 hal penting yaitu :

Ruang Lingkup Keterampilan Menulis Huruf Jawa di Sekolah Dasar

Wednesday, August 30, 2017




Keterampilan Menulis Huruf Jawa
Bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa daerah yang merupakan bagian dari kebudayaan nasional Indonesia, yang tetap hidup dan dipergunakan dalam masyarakat Jawa. Aksara Jawa merupakan kelanjutan perkembangan dari aksara Pallawa yang berubah dengan proses pertumbuhan dan perkembangan aksara tersebut. Aksara Jawa yang dipelajari sekarang ini merupakan hasil dari penataan masyarakat pemakai aksara Jawa dimana mereka juga dikatakan sebagai penutur bahasa Jawa.

Kartu Aksara Jawa / Kartu Huruf Jawa

Friday, May 5, 2017


kartu aksara Jawa
Aksara Jawa adalah bagian dari mata pelajaran bahasa Jawa. Aksara Jawa nglegena adalah aksara Ja­wa yang belum mendapatkan “sandhangan” atau belum diberi sandhangan. Menurut Darusuprapta (2002:5), Carakan (abjad Jawa) yang digunakan di dalam ejaan bahasa Jawa pada dasarnya terdiri atas dua puluh aksara pokok yang bersifat silabik (bersifat kesukukataan). aksara Jawa tidak hanya memiliki kein­dahan dalam penulisannya namun dibutuhkan ke­te­rampilan untuk dapat memaknai arti yang terkandung dalam aksara Jawa.

Basa Rinengga

Tuesday, May 2, 2017



Basa Rinengga
Seperti yang pernah Anda lihat dan dengarkan dalam acara pengantin Jawa,  pembaca acara selalu menggunakan bahasa yang indah dan meresap di hati. Itulah yang disebut Basa Rinengga. Tidak hanya dalam acara pengantin, Basa Rinengga juga digunakan dalam sastra, lagu, puisi, pewayangan dsb. Basa Rinengga tersusun atas 2 kata yaitu Basa yang berati bahasa, Rinengga yang berarti dihias.
Basa Rinengga merupakan bahasa yang disusun atau dihias agar menjadi indah dan meresap dihati. Sedang penempatan kalimat yang indah, bisa di sebagian pembuka, di selipkan di dalam isi paragrap, atau di akhir paragraf. Selain itu keindahan Basa Rinengga didukung beberapa hal yaitu bagus penyusunnya, penataan kata dan kalimat, runtut, pemilihan kata, serta sesuai situasi dan tempat. Basa Rinengga bertujuan untuk menambah keindahan kalimat. 

"Rura Basa"

Sunday, April 30, 2017



Dalam bahasa Jawa ada istilah bahasa yang disebut Rura Basa. Istilah ini terdiri dari dua kata yaitu Rura yang berarti rusak dan Basa yang berarti bahasa. Sehingga Rura Basa bisa diartikan sebagai bahasa yang rusak dan tidak bernalar namun diterima pengertiannya oleh masyarakat secara umum dan dipahami maksudnya secara benar. Apabila dipaksa dibenarkan justru akan dianggap "aneh" meskipun sesungguhnya itulah yang benar.

Kajian tentang Aksara Jawa (Aksara Nglegena / Aksara Legena / Aksara Dhentawiyanjana)

Saturday, April 29, 2017


AksaraJawa berbeda dengan abjad latin yang sering digunakan dalam berkomunikasi secara lisan maupun tertulis. Abjad latin bersifat alpabetic, yaitu memerlukan vokal sebagai pembantu bunyi. Sedangkan aksara Jawa syllabaric (kesukukataan) yang mampu berbunyi walaupun berdiri sendiri. Menurut Darusuprapta (2002:5), carakan (abjad Jawa) yang digunakan di dalam ejaan bahasa Jawa pada dasarnya terdiri atas dua puluh aksara pokok yang bersifat silabik (bersifat kesukukataan).

Pengertian Menulis



Pengertian Menulis
Menulis merupakan suatu sarana berkomunikasi atau penyampaian pesan kepada orang lain secara tertulis yang diwujudkan dalam bentuk rangkaian lambing atau simbol grafis yang dapat dimengerti oleh penulis dan dipahami oleh orang lain yang membacanya. Menurut Saddhono & Slamet (2014:151), penggunaan istilah menulis dan mengarang merupakan dua hal yang dianggap sama pengertiannya oleh sebagian ahli dan berbeda oleh sebagian ahli lainnya. Kegiatan menulis sangat penting dalam pendidikan karena dapat membantu siswa berlatih berpikir, mengungkapkan gagasan, dan memecahkan masalah. Menurut Imron Rosidi (2014:3), menulis adalah salah satu bentuk berpikir, yang juga merupakan alat untuk membantu orang lain (pembaca) berpikir.

Pengertian Hasil Belajar

Thursday, March 16, 2017



hasil belajar
Sumber Gambar
Dalam setiap usaha, harapan akhir secara umum dapat disebut hasil. Usaha tanpa hasil merupakan seseuatu yang tidak diharapkan oleh siapapun. Tentunya hasil yang ingin didapatkan ketika orang berusaha adalah hasil yang optimal dan memuaskan. Begitu halnya dengan Belajar. Sesuah proses belajar akan mengharapkan hasil yang secara umum dikatakan sebagai hasil. Belajar. Lalu apakah pengertian Hasil Belajar yang sebenarnya??
Banyak ahli yang merumuskan definisi hasil belajar dari sudut pandang yang berbeda. Pengertian hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah menerima pengalaman belajarnya, sedangkan menurut Gagne hasil belajar harus didasarkan pada pengamatan tingkah laku melalui stimulus respon (Sudjana, 2005:19). Menurut Oemar Hamalik (2007:31) mengemukaan bahwa hasil belajar pola-pola perbuatan, nilai-nilai, pengertian-pengertian, sikap-sikap, apresiasi, ablititas dan keterampilan. menyatakan hasil belajar sebagi salah satu indikator bagi mutu pendidikan dan perlu disadari hasil belajar adalah bagian dari hasil pendidikan.

Pendidikan Berbasis Hati Nurani



hati nurani
Sumber Gambar
Berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang SISDIKNAS, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Tegas disampaikan bahwa tujuan dari diselenggarakannya pendidikan adalah agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya.
Mengembangkan potensi peserta didik ini adalah kunci penting untuk mampu beradaptasi dan berinteraksi dengan lingkungannya. Tidak ketinggalan pentingnya peran serta masyarakat dalam pendidikan. Sistem pendidikan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial budaya dan masyarakat sebagai supra sistem. Pembanguanan sistem pendidikan tidak mempunyai arti jika tidak selaras dengan pembanguanan nasional. Permasalahan pendidikan dewasa ini tidak hanya terpaku pada satu persoalan seperti paradigma pendidikan saja. Akan tetapi, banyak masalah cabang yg belum terselesaikan.

Fungsi Bahasa Jawa

Sunday, January 22, 2017



fungsi bahasa jawa
Sumber Gambar
Bahasa mempunyai kedudukan penting bagi manusia dalam melaksanakan hubungan sosial dengan sesamanya, yakni sebagai alat komunikasi yang paling utama. Manusia sudah menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi sejak berabad – abad silam. Seiring dengan perkembangan zaman ke zaman khususnya di Negara Indonesia semakin terlihat pengaruh yang diberikan oleh bahasa gaul terhadap bahasa Indonesia dalam penggunaan tata bahasanya. Penggunaan bahasa gaul oleh masyarakat luas menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa pada saat sekarang dan masa yang akan datang.

Pernikahan Sahabat

Saturday, January 14, 2017



Sumber Gambar
Dia, orang yang tidak membicarakanmu di belakang. Dia, bukan orang yang membiarkanmu berbuat salah. Dia, orang yang menunjukkan di mana letak kesalahanmu. Dia, orang yang menginginkan dirimu menjadi lebih baik. Dia, orang yang ingin melihatmu bahagia. Seseorang yang membuatmu bersemangat dalam segala hal. Yah, dia adalah sahabat. Sahabat, dia manuasia biasa. Tidak telepas dari salah dan lupa. Itu hal yang lumrah dalam setiap pergaulan manusia. Alangkah baiknya berbesar hati dan memaafkah jika Sahabat berbuat salah.
Bagaimana perasaan kita saat mendengar sahabat melakukan pernikahan? Tentu kita seharusnya kita berbahagia. Namun, ketika kamu kita masih single, akan tumbuh perasaan yang berbeda. Sebuah perasaan yang membayangi dan mengganjal, bukan tidak bahagia tapi ada rasa galau melanda. Atau mungkin tepatnya perasaan “takut”.

Pengertian Peserta Didik

Tuesday, January 3, 2017



Sumber Gambar
Dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagaman, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Peserta didik sebagai komponen yang tidak dapat terlepas dari sistem pendidikan sehingga dapat dikatakan bahwa peserta didik merupakan obyek pendidikan tersebut.

Pengertian Pembelajaran

Friday, December 30, 2016



pembelajaran
Sumber Gambar
Manusia tidak bisa lepas dari pendidikan. Secara formal pendidikan itu dilaksanakan sejak usia dini sampai perguruan tinggi. Adapun secara hakiki pendidikan dilakukan seumur hidup sejak lahir hingga liang lahat. Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas dalam pasal 1 disebutkan bahwa pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, mengembangkan segala potensi yang dimiliki peserta didik melalui proses pembelajaran.

Pengertian Pendidikan

Monday, December 26, 2016


Sumber Gambar

Pendidikan adalah sesuatu yang universal dan berlangsung terus tak terputus dari generasi ke generasi di manapun di dunia ini. Upaya memanusiakan manusia melalui pendidikan itu diselenggarakan sesuai dengan pandangan hidup dan latar belakang sosial setiap masyarakat tertentu (Tirtarahardja et al., 2005).
Menurut Fuad (2005) dalam bukunya pendidikan adalah aktivitas dan usaha manusia untuk meningkatkan kepribadiannya dengan jalan membina potensi-potensi pribadinya, yaitu rohani (pikir, karsa, rasa, cipta dan budi nurani). Pendidikan juga berarti lembaga yang bertanggungjawab menetapkan cita-cita (tujuan) pendidikan, isi, sistem, dan organisasi pendidikan. Lembaga-lembaga ini meliputi keluarga, sekolah dan masyarakat.

Model Pembelajaran VAK (Visualiation, Auditory, Kinesthetic)

Sunday, December 25, 2016


Sumber Gambar

Model pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK) adalah model pembelajaran yang menekankan bahwa belajar haruslah memanfaatkan alat indra yang dimiliki siswa. Pembelajaran dengan model pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK) adalah suatu pembelajaran yang memanfaatkan gaya belajar setiap individu dengan tujuan agar semua kebiasaan belajar siswa akan terpenuhi.
Model pembelajaran ini menganggap bahwa pembelajaran akan efektif dengan memperhatikan potensi siswa yaitu manfaatkan potensi siswa yang dimiliki dengan melatih dan mengembangkannya. Istilah tersebut sama halnya dengan istilah pada SAVI, dengan somatic ekuivalen dengan kinesthetic.
Jadi model pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK) adalah model pembelajaran yang mengkombinasikan ketiga gaya belajar (melihat, mendengar, dan bergerak) setiap individu dengan cara memanfaatkan potensi yang telah dimiliki dengan melatih dan mengembangkannya, agar semuakebiasaan belajar siswa terpenuhi.

Konsep Desentralisasi Pendidikan dan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)

Saturday, December 24, 2016

Konsep otonomi pendidikan mengandung pengertian yang luas, mencakup filosofi, tujuan, format dan isi pendidikan serta manajemen pendidikan itu sendiri. Implikasinya adalah setiap daerah otonomi harus memiliki visi dan misi pendidikan yang jelas dan jauh ke depan dengan melakukan pengkajian yang mendalam dan meluas tentang trend perkembangan penduduk dan masyarakat untuk memperoleh konstruk masyarakat di masa depan dan tindak lanjutnya.

Kemandirian daerah itu harus diawali dengan evaluasi diri, melakukan analisis faktor internal dan eksternal daerah guna mendapat suatu gambaran nyata tentang kondisi daerah sehingga dapat disusun suatu strategi yang matang dan mantap dalam upaya mengangkat  harkat dan martabat masyarakat daerah yang berbudaya dan berdaya saing tinggi melalui otonomi pendidikan yang bermutu dan produktif.

Model Lesson Study

Monday, December 19, 2016

Sumber Gambar
Model Lesson Study. Lesson Study merupakan model pembinaan profesi pendidik melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berdasarkan prinsip-prinsip kolegalitas dan matual learning, serta membangun learning community. Harus diakui, Lesson Study model terbaru dalam pengembangan kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan upaya sosialisasi  secara serius dan berkelanjutan agar model tersebut bias diterapkan oleh para guru disekolah.
 
Mulyana (2007) dalam Rusman (2011 : 410), mengatakan bahwa rumusan tentang Lesson Study sebagai salah satu model pembinaan profesi pendidik melalui pengkajian pembelajaran secara kolkaboratif dan berkelanjutan berdasarkan prinsip-prinsip kolegalitas dan matual learning untuk membangun komunitas belajar.

Keterampilan Dasar Mengajar

Sumber Gambar
8 Keterampilan Dasar Mengajar. Guru-guru ideal menjalankan tugasnya secara professional. Bagi mereka tugas mendidik adalah tugas memberdayakan. Mereka akan mendayagunakan segenap potensi dan kemampuannya untuk menggali segenap potensi anak didiknya.Dalam pepatah Jawa, guru adalah sosok yang digugu omongane lan ditiru kelakuane, yang artinya dipercaya ucapannya dan dicontoh tindakannyaIa tidak hanya mengajar di depan kelas, tapi juga mendidik, membimbing, menuntun, dan membentuk karakter moral yang baik bagi siswa-siswinya.Secara lebih luas guru berarti orang yang bekerja dalam bidang pendidikan dan pengajaran yang ikut bertanggung jawab dalam membantu anak-anak untuk mencapai kedewasaan masing-masing dalam berpikir dan bertindak. Untuk mencampai hal tersebut diatas maka dibutuhkan ketrampilan-ketrampilan dasar seorang guru dalam mengajar.

Manfaat Rencana Kerja

Saturday, December 17, 2016

Sumber Gambar : http://news.okezone.com
Manfaat Rencana Kerja. Dalam melakukan suatu kegiatan, organisasi memerlukan suatu acuan untuk mengatur dan mengontrol semua aktivitas  yang terjadi pada organisasi tersebut. Oleh karena itu, setiap organisasi hendaknya memiliki rencana kerja yang terstuktur dengan baik, untuk menunjang kelancaran operasional didalam  perusahaan  tersebut. Dengan  adanya  rencana  kerja yang terstuktur dengan baik maka pengendalian  dan  tujuan  yang  akan dicapai dalam suatu organisasi dapat berjalan dengan baik

FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN PEMBELAJARAN

Wednesday, December 14, 2016


Sumber Gambar : https://kurikulum2013kelas6.wordpress.com
FAKTOR PENENTU PEMBELAJARAN. Sebagai sebuah proses, pembelajaran dihadapkan pada beragam permasalahan, problematika. Problematika pembelajaran adalah berbagai permasalahan yang mengganggu, menghambat, mempersulit, atau bahkan mengakibatkan kegagalan dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Problematika pembelajaran dapat ditelusuri dari jalannya proses dasar pembelajaran. Secara umum, proses pembelajaran dapat ditelusuri dari faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran. Keberhasilan pembelajaran ditentukan oleh 3 faktor, Bahan Baku (Raw Input), Instrumen, dan Lingkungan. Proses tersebut dapat digambarkan sebagaimana bagan berikut.