kubuskecil. Powered by Blogger.

Bonjour & Welcome

T E R B A R U !!

Pembelajaran Bahasa Jawa di Sekolah Dasar

Sumber Gambar Belajar adalah suatu proses perubahan di dalam kepribadian manusia, dan perubahan tersebut ditampakkan dalam bent...

Subscribe Via Email

Subscribe to our newsletter to get the latest updates to your inbox. ;-)

Your email address is safe with us!

THINK AGAIN!!

Translate

Blogger templates

Blogger templates

Blogroll

Ruang Lingkup Keterampilan Menulis Huruf Jawa di Sekolah Dasar

Wednesday, August 30, 2017




Keterampilan Menulis Huruf Jawa
Bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa daerah yang merupakan bagian dari kebudayaan nasional Indonesia, yang tetap hidup dan dipergunakan dalam masyarakat Jawa. Aksara Jawa merupakan kelanjutan perkembangan dari aksara Pallawa yang berubah dengan proses pertumbuhan dan perkembangan aksara tersebut. Aksara Jawa yang dipelajari sekarang ini merupakan hasil dari penataan masyarakat pemakai aksara Jawa dimana mereka juga dikatakan sebagai penutur bahasa Jawa.

Bahasa Jawa merupakan salah satu mata pelajaran yang di dalamnya terdapat aspek kete­rampilan berbahasa. Melalui aspek keterampilan berbahasa, diharapkan siswa mampu memiliki nilai kepribadian yang baik sebagai hasil dari proses pembelajaran tersebut. Pembelajaran bahasa Jawa meliputi dua aspek, yaitu aspek kemampuan berbahasa dan aspek kemampuan bersastra. Setiap aspek meliputi empat keterampilan, yaitu mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis. Pada keterampilan menulis dapat dikategorikan 2 macam. Pertama, keterampilan menulis huruf latin yang didalamnya diajarkan cara menulis huruf lepas dan menulis tegak bersambung. Kedua, adalah keterampilan menulis huruf Jawa.
Keterampilan menulis menuntut kemampuan menggunakan pola-pola bahasa secara tertulis untuk mengungkapkan suatu gagasan atau pesan ini. Keterampilan menulis ini mencakup berbagai kemampuan, misalnya kemampuan menggunakan unsur-unsur bahasa secara tepat, kemampuan mengorganisasikan wacana dalam bentuk karangan, kemampuan menggunakan gaya bahasa yang tepat dan pilihan kata serta yang lainnya (Saddhono dan Slamet, 2014:164).
Secara garis besar keterampilan menulis di SD terbagi menjadi menulis sebagai proses mekanis dan menulis sebagai proses kreatif. Menulis sebagai proses mekanis mengandung pengertian memindahkan lambang lisan menjadi simbol tertulis. Menulis sebagai proses mekanis lazim terjadi di SD kelas awal terangkum dalam MMP (membaca menulis permulaan). Menulis sebagai proses kreatif mengandung pengertian proses menuangkan gagasan dalam bentuk tulis.
Keterampilan menulis huruf Jawa pada hakikatnya sama dengan pengalihhurufan dari abjad latin ke huruf Jawa ataupun sebaliknya. Menulis huruf Jawa menuntut adanya pemahaman, ketelitian, dan latihan yang teratur. Hal ini bertujuan agar dapat menghasilkan tulisan berhuruf Jawa yang baik dan benar. Tulisan yang baik dalam menulis huruf Jawa dapat dilihat pada ketepatan penulisan beserta perangkatnya sesuai dengan kaidah penulisan.

0 komentar:

Post a Comment