kubuskecil. Powered by Blogger.

Bonjour & Welcome

T E R B A R U !!

Kembang Rinonce

Aruming kembang mlathi rinonce Kaseselan endahing abang mawar kang wangi gandane Katutup putihing lancip kembang kanthil Wang...

Subscribe Via Email

Subscribe to our newsletter to get the latest updates to your inbox. ;-)

Your email address is safe with us!

THINK AGAIN!!

Translate

Blogger templates

Blogger templates

Blogroll

Showing posts with label SOSIOLOGI. Show all posts
Showing posts with label SOSIOLOGI. Show all posts

Pernikahan Sahabat

Saturday, January 14, 2017



Sumber Gambar
Dia, orang yang tidak membicarakanmu di belakang. Dia, bukan orang yang membiarkanmu berbuat salah. Dia, orang yang menunjukkan di mana letak kesalahanmu. Dia, orang yang menginginkan dirimu menjadi lebih baik. Dia, orang yang ingin melihatmu bahagia. Seseorang yang membuatmu bersemangat dalam segala hal. Yah, dia adalah sahabat. Sahabat, dia manuasia biasa. Tidak telepas dari salah dan lupa. Itu hal yang lumrah dalam setiap pergaulan manusia. Alangkah baiknya berbesar hati dan memaafkah jika Sahabat berbuat salah.
Bagaimana perasaan kita saat mendengar sahabat melakukan pernikahan? Tentu kita seharusnya kita berbahagia. Namun, ketika kamu kita masih single, akan tumbuh perasaan yang berbeda. Sebuah perasaan yang membayangi dan mengganjal, bukan tidak bahagia tapi ada rasa galau melanda. Atau mungkin tepatnya perasaan “takut”.

Ketentraman dan ketertiban Masyarakat

Sunday, December 18, 2016


Sumber Gambar
Ketentraman dan ketertiban Masyarakat. Ketentraman dan ketertiban, berasal dari kata dasar “tentram” dan “tertib” yang pengertiannya menurut W.J.S Poerwadarminta (1976) adalah : “Tentram ialah aman atau (tidak rusuh, tidak dalam kekacauan) misalnya didaerah yang aman, orang-orang bekerja dengan senang, tenang (tidak gelisah, tenang hati, pikiran). Selanjutnya Tertib ialah aturan, peraturan yang baik. Ketertiban artinya aturan peraturan, kesopanan, peri kelakuan yang baik dalam pergaulan, keadaan serta teratur baik.

Di sisi lain yang dimaksud dengan ketentraman dan ketertiban umum dalam Pasal 13 Ayat (1) Huruf C Undang-Undang No.12 Tahun 2008 menetapkan bahwa “ketertiban umum dan ketentraman masyarakat pada ketentuan ini termasuk penyelenggaraan perlindungan masyarakat”. Definisi tersebut menunjukkan bahwa ketentraman dan ketertiban, menunjukkan suatu keadaan yang mendukung bagi kegiatan pemerintah dan rakyatnya dalam melaksanakan pembangunan.

Kewenangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)

Wednesday, December 14, 2016

Sumber Gambar : http://satpolpp-wajo.blogspot.co.id/
KEWENANGAN SATPOL PP. Perkembangan IPTEK menjadikan masyarakat semakin cerdas dan kritis. Masyarakat semakin mengetahui segala sesuatu yang menjadi haknya selaku warga negara. Sedangkan permasalahan di bidang sosial budaya yang berkembang antara lain ditandai dengan banyaknya keresahan yang timbul di masyarakat yang dipicu karena kurangnya informasi tentang peraturan perundang-undangan yang berlaku. Atau bisa berlatar belakang kesulitan ekonomi dan sebab-sebab lain.
Segala perkembangan dan permasalahan tersebut bila tidak dikelola dengan baik akan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, aparat terkait dalam hal ini adalah Satuan Polisi Pamong Praja harus senantiasa meningkatkan kemampuannya agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional, bertanggungjawab, berwibawa dan tegas tanpa meninggalkan keramahan dan etika secara terukur dan proporsional.

FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN PEMBELAJARAN


Sumber Gambar : https://kurikulum2013kelas6.wordpress.com
FAKTOR PENENTU PEMBELAJARAN. Sebagai sebuah proses, pembelajaran dihadapkan pada beragam permasalahan, problematika. Problematika pembelajaran adalah berbagai permasalahan yang mengganggu, menghambat, mempersulit, atau bahkan mengakibatkan kegagalan dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Problematika pembelajaran dapat ditelusuri dari jalannya proses dasar pembelajaran. Secara umum, proses pembelajaran dapat ditelusuri dari faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran. Keberhasilan pembelajaran ditentukan oleh 3 faktor, Bahan Baku (Raw Input), Instrumen, dan Lingkungan. Proses tersebut dapat digambarkan sebagaimana bagan berikut.

Pengertian Pranata Sosial

Wednesday, April 16, 2014



Pengertian Pranata Sosial. Ketika kita pulang kerja apalagi saat pulang lembur, perut kita mungkin akan terasa terasa lapar? Menurut saya, kita mungkin akan mampir ke tempat makan atau dengan alternatif lain yaitu menahan lapar hingga sampai di rumah. Tentunya ada beberapa hal yang memang dipertimbangkan apakah kita makan di warung makan atau makan di rumah. Pertimbangan itu antara lain jika kita makan di warung makan tentunya harus membayar sejumlah setelah selesai makan. Akan tetapi jika makan di rumah, tentu tidak perlu membayar apa yang telah kita makan.